Setahun Kemarin

Bruised (acoustic) by Jacks Mannequin on Grooveshark
(Sila dengarkan sambil baca biar lebih dapet feel-nya.)

Kadang lucu ya? Kita suka pengen bilang "Bray... Udah setahun lho, bray? Gak kerasa, gilaaakk!!" tapi gak bisa gitu juga. Soalnya setahun itu waktu yang gak sebentar, tapi gak bisa disebut lama juga. Gak kerasa, tapi yaaa kerasa juga. Tergantung apa aja yang kamu alami selama setahun itu.

Ah, tapi 'detik', 'menit', 'jam', 'hari', 'minggu', 'bulan', dan 'tahun' itu kan cuma konsep buatan manusia; hasil kesepakatan entah siapa.

Dalam keadaan normal, aku adalah salah seorang yang menganggap kalo setahun itu cuma sebentar. Aku masih inget jaman aku galau gara-gara pacar keduaku pas SMP (yaaa walopun dulu istilah 'galau' itu sendiri belum sepopuler sekarang), dan voila! Tiba-tiba aja aku udah jadi mahasiswa. Enam tahun yang super singkat.

Dan setahun yang lalu (persisnya setahun dua hari) adalah satu dari empat tanggal di tahun 2012 yang bakal selalu nempel di otakku. (Jangan tanya yang tiga lagi tanggal berapa, soalnya aku gak mau cerita. At least not today.)

Simpelnya sih begini:
Cinta gak akan hilang cuma gara-gara kamu gak mengakuinya. Cinta bakal tetep ada di situ, nunggu dengan sabar, sampe akhirnya kamu mau mengakui: "Ya. Aku jatuh cinta."

Setahun dua hari yang lalu, ketika langit ragu-ragu antara menurunkan hujan atau membiarkan matahari menyelesaikan tugasnya, aku memarkir motor di teras rumah. Aku buka pintu ruang tamu dan langsung masuk kamar, tanpa setor muka dulu sama Ibu. Aku memandangi langit utara dari jendela kamar. Ada seseorang di sana, 20 kilometer di utara, yang baru aja aku kirimin sms:
"Padahal gak ujan lho. Ah coba tadi jadi aja nontonnya."

Gak lama berselang, dia bales:
"Iya. Ah sayang banget..."

Sms singkat itu bikin air mata yang sejak siang udah aku tahan langsung ngalir gitu aja.

Ya. Aku jatuh cinta.

Si Gadis "Kalem" (photo by Ririz)

Labels: