Sweet =]

19 Jan 2010


Kita semua setuju kan, hai para gadis? =]
(sumber)


 






Ini glopple. Keren kan ya? Ahaha...












 
Simply adorable. It makes me want to smile forever...
(sumber)












"....."








So sad, so true... This one's for you, the Broken-Hearteds.
(sumber)

Sebuah Kontradiksi

15 Jan 2010



Biru, putih, kelabu...

Lagi 'mendung' nih...

Beberapa hari ini perasaan aku kacau banget. Gak jelas juga sih penyebabnya apa. Mungkin karna Ican kena DB dan harus dirawat di RS. Mungkin karna dosen pembimbing geje. Mungkin karna urusan FRS yang gak beres-beres (tapi sekarang sih udah beres). Gak tau deh. Bingung aku juga.

Tapi yang paling jelas adalah aku gak punya tempat cerita. Semua beban, semua kekhawatiran, cuma ada di hati dan pikiran aku aja. Aku gak bisa ngerangkai kata-kata yang bisa ngejelasin keadaan aku sekarang. Kalo aku paksain cerita ke temen-temen, mereka pasti bakal bingung. Dan entah kenapa ibu aku kayak yang gak mau dijadiin tempat curhat. Kalo aku udah mulai cerita, pasti ibu ngalihin pembicaraan ke hal yang lain. Padahal aku lagi pengen didengerin.

Tolong.



Perhatikan, Pendatang!!

12 Jan 2010

Aku sering membaca status FB beberapa teman aku yang berasal dari luar Bandung tentang keadaan kota ini. Ada yang bilang Bandung panas (waktu kemarau kemarin), ada yang membandingkan Bandung dengan daerah asalnya (dengan kesimpulan bahwa daerahnya lebih unggul), bahkan sampai ada yang bilang Bandung ini 'busuk'.

Memang Bandung tidak sejuk, tidak hijau, banyak sampah, macet di mana-mana, dll. Tapi inilah tempat kalian tinggal sekarang. Ketika kalian memutuskan untuk kuliah & tinggal di sini, seharusnya kalian sudah tahu segala konsekuensinya. Tolong terima Bandung apa adanya. Kalian akan tinggal di sini untuk beberapa tahun, jadi tolong jadikanlah Bandung sebagai rumah. Terima Bandung seperti Bandung menerima kalian. Ingat, bukan Bandung yang memohon kalian datang, kalianlah yang datang ke sini. Jika kalian tak suka, tidak ada yang melarang kalian untuk pergi dari sini.

Aku tidak menujukan tulisan ini kepada orang tertentu. Aku hanya kurang suka kota aku ini dihina. Sebelumnya aku minta maaf. Terima kasih.



Dandan

7 Jan 2010

Aku tau yang baca blog ini cuma dikit, bahkan mungkin gak ada sama sekali. Tapi gak ada salahnya kan dipercantik pake template dan kancing-kancing baru? Sama kayak kalo aku yang berkerudung ini pengen potong rambut kayak Agyness Deyn terus dicat pink menyala. Emang gak ada orang lain yang liat, tapi itu bisa dinikmati sama aku sendiri. Iya kan? :)

Dandan cantik itu bukan untuk diliat orang lain atau diliat pacar, tapi untuk kepuasan batin.

Ayo, dandan!!


Kemarin...

6 Jan 2010

Jadi, kemaren itu sebenernya hari pertama UAS buat kelas kami. Mata kuliah yang diujiankan adalah Pendidikan Agama Islam. TAPI (huruf gede semua), aku yang terlalu sibuk sama tugas writing, reading, dan Bahasa Indonesia ini gak sempet belajar (sebenernya mah males. Hehe...) Jadwalnya, UAS Agama itu jam tiga sore (ya. Gila, memang. Jam tidur sore malah dipake buat ujian. Ckckck...) sedangkan kami sekelas ada makeup class writing pagi-pagi.

Jadi beres makeup class, aku, Ian, Nur, dan Mira ikut Entin pulang ke kosannya. Rencananya sih mau belajar Agama bareng. Tapi, kita semua tau ya, kalo lima cewek berisik-rusuh-geje diem di satu ruangan kecil, apa hasilnya? Gosip dan boltram. Ya, ya, ya. Agama pun terlupakan. Malah setelah beres boltram, kami 'tewas' satu per satu.

Sadar dari pingsan, aku liat jam dan ternyata, jeng jeng jeng!!, udah jam setengah tiga. Hwaaa!! Panik. Antri kamar mandi. Cuci muka. Hasilnya adalah kami berlima jadi yang paling akhir masuk ruang ujian dan kebagian tempat duduk paling depan. Ha-ha. Mana belum belajar... Mereka berempat sih masih rada mending. Aku ini lho? Aku kan belum nyentuh buku agama sama sekali. K E R E N.

TAPI (huruf gede semua), alhamdulillah aku bisa ngerjain. Hehe... Tapi itu juga masih diragukan sih bener atau nggaknya. Ya nggak apa-apa lah ya? Biarkan Allah yang menilai. Aku udah berusaha kok.

Nah, sekarang aku janji. Aku bakal belajar buat UAS yang lain. Dan aku juga bakal ngeberesin tugas cerpen (ya. Ampe detik ini cerpen itu masih belum beres).

AKU JANJI.

Twitter-ku Kembali! :D

5 Jan 2010

Terima kasih banyak kepada Hainur Diana Insani :)
Kunjungi blog dia juga yaaa? ;)

Ngajarin Nur Masukin Foto ke Blog

... jadi fotonya rada aneh. Mohon maaf.

Ini dia:

Awannya K E R E E E E E N N N ! ! (*o*)

2 Jan 2010



Keren ya? Aku dapet dari blog ini. Kalo di Bandung, di mana ya aku bisa dapet pemandangan kayak gini?

Eh, Widget Twitter Aku Kenapa Ya?

Perasaan, yang nongol di blog ini bukan Tweet aku deh. Aduh, tolong dong? Gimana cara betulinnya? Huhu... :(

Tugas. Ih, tugas... :(



Liburan panjang artinya banyak tugas, tentu saja. Tugas bikin karangan 3R, tugas cerpen, dan tugas mata kuliah Reading yang ampun-ampunan banyaknya. STRESS!!

Jadi, di sela-sela segala macam tugas kuliah dan tugas calon ibu rumah tangga, aku masih menyempatkan diri untuk jadi remaja normal (karena aku 18 tahun, jadi aku ini masih remaja). Aku nonton Sang Pemimpi. Yaaaay...!! >_<

Aku sama Mijra pergi ke BSM pas Natal. Ternyata keadaan bioskop gak sepadat yang kami bayangin sebelumnya. Tadinya aku pikir untuk beli tiket buat Sang Pemimpi bakalan rada susah karena antri (kayak apa yang pernah terjadi pada diriku waktu mau nonton New Moon beberapa minggu yang lalu. Aku harus antri lama banget. Antri dari pagi, dapet tiket untuk pemutaran sore-sore. Eh, sorenya ujan. Terpaksa dateng telat 45 menit. Ha-ha.) Ternyata lebih banyak orang yang antri buat Avatar.

Dan filmnya pun ternyata tidak sesuai dugaan. Scene yang ada Ariel-nya cuma dikit, ternyata. Tapi si Arai waktu SMA juga lucu sih. Puas banget ngecengnya. Hehe...

Tapi saat-saat yang bahagia itu berakhir sudah. Pas pulang ke rumah, tugas yang numpuk di atas meja belajar itu melambai-lambai, "Hai, Putdar! Selamat datang kembali ke kenyataan! Ayo, sini!" Hwaaaaaaaaa!!

Bukan Putdar kalo gak males. Sampe malem pergantian tahun, tugas-tugas itu dilirik pun tidak. Hehe. Sambil nunggu kembang api dari kampung sebelah (ya. Di komplek rumah aku gak ada yang nyalain kembang api, karena sehari sebelumnya orang-orang kampung belakang kena musibah banjir. Jadi sebagai tanda simpati, kami gak ngadain acara apa-apa. Lagian ujan juga.), aku mulai ngerjain tugas writing dan reading dikit-dikit. Alhamdulillah dua dari tiga karangan untuk writing beres dan tugas reading yang 100 soal lebih itu juga beres, walaupun terpotong doodling time. Hehe... (seperti biasa, Aang selalu muncul.)

Tapi sejujurnya, masih ada dua tugas yang belum beres, yaitu recount dan cerpen. Aku gak bisa mengarang. Huhu... :'(

TOLONG!